fgVbA8pS2mAvH6shJUAkVSH4ZBAYg0maapkaFIUm

IMBAS WABAH COVID-19, KAMPUS AUSTRALIA ENTENGKAN ONGKOS KULIAH UNTUK MAHASISWA ASING

    IMBAS WABAH COVID-19, KAMPUS AUSTRALIA ENTENGKAN ONGKOS KULIAH UNTUK MAHASISWA ASING

    Imbas Wabah COVID-19, Kampus Australia Entengkan Ongkos Kuliah untuk Mahasiswa Asing

    Wabah COVID-19 memang berpengaruh untuk semua kelompok, tidak kecuali beberapa mahasiswa yang berkuliah di luar negeri.

    Mengetahui hal itu, salah satunya kampus di Australia juga memberi potongan ongkos kuliah untuk mahasiswa internasionalnya bahkan juga terhitung mereka yang ada di luar daerah Australia. Begitu seperti mencuplik ABC Australia.

    Pemerintahan Australia menjelaskan "akan susah" untuk mahasiswa internasional untuk tiba ke Australia tahun ini di tengah-tengah wabah COVID-19.

    University of Adelaide, misalkan, berlakukan diskon sampai 20 % untuk mahasiswa internasional yang mau tak mau mengikut kelas di luar Australia karena ditutupnya tepian negara itu.

    "Sepanjang wabah COVID-19, mahasiswa internasional yang ada di Australia sudah mempunyai akses pada bermacam kontribusi keuangan dari kampus, terhitung kontribusi genting, dan TIK dan suport makanan dan fasilitas," bunyi pengakuan dalam websitenya.

    Dalam ide namanya 'Adelaide COVID-19 Offshore Studi Fee Rebate', diskon akan berlaku sepanjang satu semester periode belajar dan akan secara automatis berlaku sesudah pelajar sah diterima.

    Peraturan ini cuman akan berlaku sepanjang tepian Australia ditutup dan pelajar tidak dibolehkan untuk selalu belajar pada negara mereka cuman untuk memperoleh diskon.

    Potongan ini berlaku untuk mahasiswa internasional program sarjana, pascasarjana, dan mereka yang menuntaskan 'Pre-Enrolment English Program' (PEP), atau yang baru pertama kalinya mulai kuliah di kampus itu.

    Pelajar dapat memakai potongan ini untuk evaluasi yang dilaksanakan di Semester 1, Trisemester, Kelas Musim Panas, Kelas Musim Dingin, dan Quadmester.

    Tetapi, potongan ini belum berlaku untuk program Pengetahuan Kedokteran, Dokter Gigi, dan Pengetahuan Kedokteran Hewan.

    "Walaupun rintangan dari wabah global COVID-19 memaksakan diterapkannya evaluasi jarak jauh untuk saat ini, edukasi dan evaluasi dari kami secara stabil dilaksanakan dengan standard terbaik," bunyi pengakuan dalam websitenya.

    Saat itu, University of Queensland (UQ) memberi potongan ongkos kuliah untuk pembayaran di Semester 2 dan Kelas Semester Musim Panas tahun 2020 dan Semester satu tahun 2021 sejumlah 12,5 %.

    Ongkos itu harus dibayar secara penuh dan diskon cuman berlaku untuk mahasiswa internasional yang tidak bisa tiba ke Australia karena tepian.

    Awalnya, kampus itu mereferensikan mahasiswa untuk ajukan penundaan semester jika tidak mau lakukan kelas online.

    Jika pilih tidak untuk membatalkan semester dan tidak dapat masuk di Australia, UQ akan kembalikan uang deposit secara penuh untuk penangguhan yang dilaksanakan saat sebelum tanggal 31 Maret 2021.
    Kelaikan mahasiswa akan dipandang dari info yang dipunyai oleh Departemen Luar Negeri pada saat itu dan diskon akan diterapkan untuk beberapa waktu.

    Kalau sudah mempunyai visa siswa, faksi kampus segera dapat mengonfirmasi posisi memakai mekanisme 'Visa Entitlement Verification Online' (VEVO) punya Pemerintahan Australia.

    Info mengenai bagaimanakah cara terhubung dapat disaksikan di website kampus itu.

    Griffith University di Queensland tawarkan beasiswa yang memberi kontribusi ongkos sejumlah 15 % untuk mahasiswa internasional di luar Australia untuk periode edukasi Trimester satu tahun 2021.

    Beasiswa ini berlaku untuk mahasiswa yang sudah mengawali study mereka saat sebelum tahun 2021 dan tercatat dalam program yang pembelajarannya semestinya dilaksanakan di universitas.

    Kontribusi ini tidak berlaku untuk pelajar internasional yang telah terima beasiswa.
    "Griffith sudah memiliki komitmen untuk memberi kontribusi sebesar A$2,000 (Rp21,3 juta) untuk mengongkosi biaya perjalanan ke Australia saat bisa dilaksanakan, terhitung karantina," bunti pengakuan di dalam website kampus itu. Beberapa kontribusi lain untuk mahasiswa internasional dalam soal keuangan, profesi, suport psikis, kontribusi fasilitas dan makanan, ada di website Griffith University.

    University of New England di New South Wales tawarkan beberapa beasiswa berdasar wilayah untuk mahasiswa internasional sampai 30 %.

    Di Victoria, Deakin University memberi beasiswa sejumlah 25 % untuk pelajar yang perlu mengikut kelas online selama setahun 2021.

    Beasiswa sejumlah 40 % dijajakan oleh Murdoch University yang sudah lakukan study online karena tidak sanggup untuk terbang ke Perth.

    Torrens University di Australia Selatan tawarkan beasiswa sejumlah 30 % selama setahun 2021 dan 2022 lewat program beasiswa dalam negerinya.

    Sumber: liputan6.com

    Related Posts
    Rifqi Fauzan Sholeh
    Hanya Menulis

    Related Posts

    Posting Komentar