fgVbA8pS2mAvH6shJUAkVSH4ZBAYg0maapkaFIUm

BAGAIMANA TINGKAT PENDIDIKAN INDONESIA DI MATA DUNIA

    BAGAIMANA TINGKAT PENDIDIKAN INDONESIA DI MATA DUNIA

    Pendidikan di Indonesia merupakan salah satu bidang yang terus diperjuangkan sejak sebelum kemerdekaan. Meski hingga kini belum bisa meratakan akses pendidikan, namun kualitasnya terus meningkat masa demi masa. Berdasarkan Education Index yang dikeluarkan oleh Human Development Report, Indonesia berada di posisi ketujuh untuk bidang pedidikan. 

    Posisi tersebut disebabkan berbagai faktor, salah satunya adalah lama penduduk Indonesia bersekolah. Di negara Indonesia, rata-rata lama sekolah selama 8 tahun. Jangka waktu tersebut Rifqi menemukan umumnya ditemouh hingga jenjang SMP saja. Ada hubungan antara lama waktu sekolah yang ditempuh oleh penduduk dnegan kualitas sumber daya sebuah negara. 

    Meski terbilang tertinggal dibandingkan negara lain yang ada di ASEAN, ada peningkatan rata-rata lama sekolah di Indonesia. Semakin tinggi angka rata-rata lama sekolah, maka semakin tinggi pula jenjang pendidikan yang diselesaikan oleh penduduk Indonesia. Berdasarkan data yang ada, dari tahun ke tahun peningkatan yang stabil. Yang masih menjadi PR besar adalah angka tersebut belum juga memenuhi target Renstra Kemendikbud. Target yang ditetapkan adalah 8,7 tahun. 

    pendidikan Indonesia di mata dunia

    Angka rata-rata lama sekolah dari tiap provinsi pun berbeda-beda. Angka paling tinggi ada pada provinsi DKI Jakarta sebesar 11,06 tahun. Sedangkan paling rendah ada pada Papua dengan angka 6,66 tahun. Perbedaan yang cukup signifikan ini membuktikan bahwa distribusi pendidikan belum merata dan masih terpusat di kawasan metropolitan khususnya ibu kota saja. 

    Berbicara terkait dengan akses pendidikan, angka lama sekolah di kawasan kota dnegan desa pun ada ketimpangan. Penduduk di kota rata-rata memiliki kesempatan untuk mengakses pendidikan lebih tinggi. Minimal penduduk kota mampu menyelesaikan jenjang belajar hingga 9 tahun. Berbeda dengan penduduk desa yang mayoritas hanya sampai 7 tahun. 

    Berbicara tentang akses pendidikan di Indonesia bukan hanya perkara perbedaan lokasi saja. Berdasarkan data, ada ketimpangan akses pendidikan pada penyandang disabilitas dan non disabilitas. Selisih waktu belajar mencapai 4 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia belum mampu menyentuh berbagai kalangan dengan baik. Padahal, semua lapisan penduduk memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan sesuai dengan target Renstra Kemendikbud. 

    Related Posts
    Rifqi Fauzan Sholeh
    Hanya Menulis

    Related Posts

    Posting Komentar