fgVbA8pS2mAvH6shJUAkVSH4ZBAYg0maapkaFIUm

PEDOMAN TATA CARA PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI

    PEDOMAN TATA CARA PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI

    PEDOMAN TATA CARA PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI

    Pedoman tata cara publikasi jurnal nasional terakreditasi merupakan bagian penting dari kegiatan ilmiah, karena dengan melakukan publikasi temuan temuan hasil penelitian akan mudah dikenal dan dikutip oleh peneliti lainnya. Pelayanan yang diberikan oleh semua jurnal ilmiah sekarang dapat diakses dengan mudah melalui internet. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengiriman naskah, pengecekan artikel sampai ke penerbitan yang menjadikan artikel mudah diakses dan dibaca secara cepat dan realtime.

    Banyak jurnal yang muncul diperlukan pengamatan dengan mencari jurnal yang pas dengan pembahasan artikel dan pas dengan keperluan dan kategorisasi jurnal yang dituju (internasional, internasional bereputasi, nasional, atau nasional terakreditasi), serta mengamati jurnal supaya terhindar dari jurnal abal-abal.

    Alur proses publikasi sebuah artikel ilmiah

    1. Upload Artikel Ilmiah

    - Check kembali kelengkapan dan kecocokan artikel ilmiah dengan template jurnal.
    - Check ketentuan bahasa serta ejaan sudahkah betul penggunaannya.

    2. Pengembalian artikel ilmiah oleh editor

    - Tunggu pemberitahuan dari dewan editor akan mengenai diterima atau tidaknya artikel ilmiah.
    - Artikel ilmiah akan dikembalikan ke penulis setelah diperiksa oleh dewan editor.
    - Jika ada pembaruan, perbaikilah dokumen sesuai anjuran.

    3. Pembaruan artikel ilmiah

    - Perbaikilah artikel ilmiah sesuai anjuran mitra bestari atau penyunting.
    - Berilah keterangan ke editor pada point-point yang Anda kurang setujui mengapa begitu.

    4. Upload artikel ilmiah yang sudah diperbaiki

    - Upload ulang artikel yang sudah diperbaiki bersama dengan artikel yang pertama diupload.
    - Setelah editor menerima artikel final maka editor akan memberikan preview artikel cetak
    - Pastikan Anda untuk memeriksa preview tersebut secara teliti.
    - Pada tahap ini Anda tidak diperbolehkan mengubah teks artikel.
    - Pemesanan artikel cetak lepas dan pembayaran biasanya dilakukan pada tahap ini.

    5. Penerimaan Bukti Terbit

    - Pihak penerbit akan memberikan artikel cetak kepada Anda.
    - Anda tinggal membagikan artikel ilmiah.

    Beberapa hal yang penting dilakukan untuk menerbitkan artikel ilmiah

    • Mencari jurnal yang akan dituju untuk penulisan, kemudian mencari petunjuk penulisan lebih baik dapatkan terlebih dahulu template jurnal sehingga akan memudahkan dalam penulisan artikel ilmiah
    • Menelusur literatur ke beberapa pangkalan data terkemuka agar dapat dibuat perkembangan penelitian yang dilakukan, dan menghasilkan sesuatu yang baru.
    • Catat secara terperinci sumber-sumber yang akan kita gunakan kedalam artikel, seperti siapa penulisnya, kapan terbitnya, tempat penerbitannya. Hal ini lebih baik dilakukan diawal penyusunan proposal penelitian.
    • Gunakanlah gaya penulisan dan referensi sesuai dengan Harvard, Chicago, atau Turabian, dan ingat, jangan pernah Anda mencampur adukan gaya penulisan.
    • Gunakanlah aplikasi referensi dalam mengutip dan membuat daftar pustaka seperti Mendeley, Zotero, Refwork, atau Endnote.
    • Tulislah pernyataan yang jelas
    • Hindari mengutip dari sumber yang tidak jelas walaupun isinya bagus.

    Kategorisasi dan Persyaratan Jurnal

    Berdasarkan ketentuan di Indonesia terkait dengan penerbitan jurnal, jurnal ilmiah bisa dipisah jadi 4 kelas, yaitu:
    1. jurnal nasional
    Jurnal nasional ialah terbitan periodik ilmiah yang memenuhi persyaratan berikut ini:
    • Kreasi ilmiah dicatat dengan penuhi aturan ilmiah dan norma keilmuan;
    • Mempunyai ISSN;
    • Mempunyai terbitan daring (online);
    • Diatur secara profesional: keakuratan keberkalaan, tersedianya panduan penulisan, identitas jurnal, dan lain-lain.;
    • Mempunyai tujuan memuat/mengkomunikasikan beberapa hasil riset ilmiah dan atau ide ilmiah dalam disiplin pengetahuan tertentu;
    • Diperuntukkan ke peneliti yang mempunyai disiplin keilmuan yang berkaitan;
    • Diedarkan oleh penerbit, badan ilmiah, organisasi profesi, atau perguruan tinggi dengan unit-unitnya;
    • Bahasa yang dipakai ialah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia;
    • Berisi kreasi ilmiah dari penulis yang dari minimal 2 lembaga yang berbeda; dan
    • Memunyai dewan editor/editor yang terdiri dari beberapa pakar dalam bagiannya dan datang dari minimal 2 lembaga yang lain.
    2. Jurnal nasional terakreditasi
    Jurnal nasional terakreditasi ialah terbitan periodik ilmiah yang penuhi persyaratan sebagai jurnal nasional dan mendapatkan status terakreditasi dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan atau Kepala LIPI dengan masa aktif hasil akreditasi yang sesuai.

    3. jurnal internasional
    Jurnal internasional ialah terbitan periodik ilmiah dengan persyaratan berikut ini:
    • Kreasi ilmiah yang diedarkan dicatat dengan penuhi aturan ilmiah dan norma keilmuan;
    • Mempunyai ISSN;
    • Dicatat dengan memakai bahasa sah (Inggris, Perancis, Arab, Rusia, dan Tiongkok);
    • Mempunyai terbitan daring (online);
    • Diatur secara profesional;
    • Dewan editor (editorial board) ialah ahli di sektornya dan minimal berawal dari 4 negara;
    • Artikel ilmiah yang diedarkan pada sebuah terbitan (issue) dicatat oleh penulis dari bermacam negara; dan
    • Berisi kreasi ilmiah dari penulis yang dari bermacam negara dalam setiap terbitannya.
    Tambahan Penting: Jurnal ilmiah nasional terakreditasi B dari Kemristekdikti yang diedarkan dalam salah satunya bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indicator green tick (centang dalam lingkaran hijau) disamakan/dianggap sebagai jurnal internasional.

    4. jurnal internasional bereputasi.
    Jurnal internasional bereputasi ialah terbitan periodik ilmiah yang penuhi persyaratan jurnal internasional pada butir 3, dengan persyaratan tambahan terindeks oleh pangkalan data internasional bereputasi (Scopus, Web of Science), dan mempunyai factor imbas (impact faktor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters), atau Scimago Journal Rank (SJR), atau memunyai factor imbas (SJR) dari SCImago Journal and Country Rank serendah-rendahnya Q3 (kuartil tiga).

    Tambahan penting: Jurnal yang penuhi persyaratan jurnal internasional pada butir 7 dan terindeks oleh pangkalan data internasional bereputasi tapi belum memunyai factor efek dari ISI Situs of Science atau (SJR) digolongkan sebagai jurnal internasional.

    Penilaian Kualitas Jurnal

    Penilaian kualitas jurnal penting untuk ketahui bagaimana jurnal diurus secara profesional seperti dengan kaidah dan memperbandingkannya dengan jurnal yang lain. Pada umumnya sekarang ini ada yang disebutkan journal metrics sebagai alat ukur untuk menyaksikan dan membandingkan kinerja satu jurnal.

    Tidak hanya journal metrics ada banyak hal yang bisa diperhitungkan untuk mengetahui kualitas satu jurnal sebagai patokan dalam penyeleksian jurnal, yakni:
    • Dewan Editor
    • Penelaah (Reviewer)
    • Journal Impact Faktor (JIF)
    • SJR dan SNIP - Scimago Journal Rank (SJR) dan Source Normalized Impact per Paper (SNIP)
    • Citescore
    • Jumlah publikasi dan persentasi penolakan artikel
    • Jumlah Sitasi, H-index dan i10-index
    • Legalisasi Jurnal
    • Indeksasi Jurnal
    Penulis artikel seharusnya melihat langsung dari petunjuk penulisan jurnal tujuan sebab kerap bersifat khusus untuk tiap jurnal seperti langkah menuliskannya rumus matematika, catatan kaki (footnotes); membuat tabel, diagram, dan artwork lain, langkah menulis sitasi dan membuat referensi, langkah masukkan data yang berbentuk video di dalam dokumen, dan langkah menambah data tambahan(supplementary data).


    Related Posts
    Rifqi Fauzan Sholeh
    Hanya Menulis

    Related Posts

    Posting Komentar