STRATEGI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DIAWALI DENGAN MENGUASAI PEREKONOMIAN

STRATEGI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DIAWALI DENGAN MENGUASAI PEREKONOMIAN

STRATEGI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DIAWALI DENGAN MENGUASAI PEREKONOMIAN

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas strategi dakwah nabi yang dituliskan didalam Buku Api Sejarah yang ditulis oleh Ahmad Mansyur Suryanegara Api Sejarah mahakarya perjuangan ulama dan santri dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia jilid satu ini baru jilid kesatu ya.

Dan ini sudah mendapatkan atau diberi penghargaan yang diberikan dari IBS word, yang mana ini menjadi buku Islam terbaik kategori nonfiksi dewasa seperti ini ada.

Bukti bahwa buku ini pernah menjadi buku Islam terbaik kategori nonfiksi dewasa karena buku ini tebalnya itu 601 halaman. Buku sejarah ya pasti tebal-tebal lah kalau buku sejarah dan ya karena saya saat itu ya saya sadar diri bahwa saya malas membaca maka dengan adanya konten ini mudah-mudahan sahabat-sahabat sekalian juga bisa sama-sama belajar dan pada kali ini saya ingin membacakan salah satu sub bab dari bab yang ada dalam buku ini.

Sahabat yang punya Bukunya bisa dilihat di halaman 34 tentang profesi Muhammad bin Abdulloh. Jadi disini beliau menceritakan sebuah profesi yang dijalani oleh Nabi kita pada masa pra-kerasulan. Sebelum menjadi rasul disampaikan di dalam buku ini suatu perubahan sejarah terjadi di Arabia di abad ke-7 diawali dengan menjadikan Muhammad sebagai nabi dan rasul.

Sebelumnya Muhammad berprofesi sebagai wirausahawan atau pedagang dengan kata lain suatu perubahan besar terjadi meliputi berbagai bidang diantaranya ada bidang hukum, sosial, ekonomi, politik, budaya dan agama serta pertahanan dan keamanan.

Kemudian disampaikan juga ternyata dipelopori proses perubahan awalnya oleh seorang yang pada awalnya berprofesi sebagai wirausahawan di pasar ini luar biasa ya beliau melihat bahwa kenabian itu ada latar belakangnya yang juga penting untuk kita pelajari itu nabi seorang wirausahawan atau seorang pedaganglah.

Disampaikan juga didalam buku Api Sejarah bahwa pada umumnya hal ini oleh para sejarawan kurang memerhatikan pasar sebagai sentral awal perubahan besar dalam suatu masyarakat. jadi dikatakan bahwa pada umumnya ya para sejarawan itu tidak memperhatikan bahwa ada sesuatu yang sangat fundamental yang sangat mendasar berkaitan dengan proses perubahan.

Kemudian agama dan lain-lain itu yang berawalnya dari seseorang yang memang kesehariannya itu berada di pasar nanti di akhir juga ada yang menarik dari perkataan isi buku ini, nah diantara pasar-pasar yang pernah dikunjungi oleh Nabi yaitu ya ketika masih sebagai wirausahawan disekitar Jazirah Arab yaitu diantaranya ada Dumatul Jandal Pasar Dekat Hijaz Utara yang berbatasan dengan Syria.

Nah ini pas hari tahunan yang diramaikan pada sepenuh bulan rabiulawal ini pasar tahunan katanya nabi pernah kesini kemudian ada sebuah kota yang terkenal di Hijar Bahrain disini diselenggarakan pasar tahunan sepenuh bulan Jumadil Awal kemudian ada pasar Suhardi Oman, kemudian ada pasar daba Hai, kemudian pasar sihir atau Mahara, kemudian ada pasar sana, pasar Robiah, pasar ukaz, kemudian pasal zulma jazba sarmina, pasar nazat dan pasar Hijr.

Kalau disini dikatakan ada 13 pasar berarti ya yang pernah dikunjungi oleh nabi kita, jadi apa yang menurut saya ini menarik karena seorang penulis sangat ingin mengangkat bahwa nabi itu ya bukan hanya seorang spiritualis tetapi juga seseorang yang ekonomis artinya dalam kehidupannya pernah menjalani kehidupan seperti biasa seperti kita-kita ya meskipun diberikan sifat keistimewaan wajib bagi Rasul.

Tetapi bukan berarti rasul itu seseorang yang tidak bisa kita tiru gitu ya tidak bisa kita tiru secara memang secara keseluruhan tidak mungkin tapi ya setidaknya dari sini ada gambaran bahwa seorang nabi itu sangatlah manusiawi karena diantara sifat jaiznya akan lebih itu memiliki sifat basyariyah memiliki sifat kemanusiaan seperti kita.

Kemudian juga disini disebutkan di pasar-pasar inilah seorang nabi sebagai wirausahawan sering melakukan transaksi dagang dengan wirausahawan dari China dan India. Saat itu istilah nusantara Indonesia belum ada hanya dikenalnya sebagai kepulauan India jadi ini kata ada referensinya di sini bahwa dulu itu Ya kita itu Nusantara itu dikatakannya India bukan nusantara.

Kemudian akibat telah terhubungkan nya Niaga antara China dan India dan kepulauan India atau Indonesia dengan rempah-rempahnya melalui pasar tersebut diatas truk memungkinkan agama Islam masuk ke nusantara pada abad ke-7 Masehi dan seperti penulis Kemukakan diatas dalam Islam di Hindia Belanda menyatakan bahwa masuknya agama Islam di Indonesia melalui Jalan Niaga dengan Jalan Damai dan tanpa disertai invasi militer, ini salah satu pelajaran juga buat kita atau pengetahuan baru bahwa yang ternyata dulu itu disebut kepulauan India.

Dan ini ditulis oleh salah satu koloni dari Belanda ya slop Hurgronje dan ini juga merupakan salah satu teori yang diantaranya menyebutkan Islam masuk sekitar abad 7 masehi dan masuknya Islam ke Indonesia ini dikatakan di sini dengan Jalan Damai dan Memang secara sejarah juga terbukti bahwa di Indonesia ini tidak ada peperangan.

Ada perang-perang yaitu setelah setelah berkuasa Islam kemudian ada yang mengganggu dalam apa kekuasaan politik Islam sehingga terjadi perang juga disini di ensiklopedi ini dijelaskan pula bahwa Nabi Muhammad itu ketika berusia 12 tahun kali pertamanya melakukan perjalanan niaga ke Syria bersama pamannya yaitu Abu Tholib dan beliau ini merupakan seorang wirausahawan termuda diantara rombongan wirausahawan Mekkah menurut saya dengan dengan adanya pernyataan seperti ini bisa kita elaborasi bahwa diantara mungkin orang-orang lain yang apa udah lanjut usianya atau sudah mulai dewasa disini dikatakan bahwa ya nabi itu adalah orang yang termuda 12 tahun kalau sekarang itu bisa dibilang umurnya sekitar SD gitu ya kira-kira lulusan sd-smp gitu SMP udah mulai semangat berdagang.

Meskipun memang dulu aktivitasnya, tetapi ya kalau di kalangan usaha tadi dikatakan di kalangan tukang usaha yang nabi itu adalah termuda berarti nabi adalah orang yang sangat gigih di masa mudanya dan tidak menyia-nyiakan masa mudanya gitu kan untuk kemudian tidak melakukan produktivitas di dalam kehidupannya.

Kemudian disini diceritakan juga ketika rombongan wirausahawan Abu Tholib sampai di Busyro Syiria nah berjumpa dengan pendeta Nasrani ya sebagai pendeta yang mukasyafah nah ini mukasyafah ini artinya pendeta ini tersingkap ya ulama yang kaca begitu yang tersingkap hijab atau yang sudah bersihlah hatinya, sehingga dia bisa melihat hal-hal yang mungkin orang lain tidak bisa lihat gitu kan.

Kemudian tiba-tiba pendeta bahira ini mengundang untuk santap makan bersama hal ini tidak pernah dikerjakannya terhadap wirausahawan lainnya oleh karena itu Abu Thalib Ingatkan hal tersebut apa yang sebenarnya terjadi pada hari ini ya pendeta bahira anda tidak pernah menjamu kami sebelumnya seperti sekarang ini jawabnya "anda semuanya adalah tamuku dan aku harus menjamunya hal ini terjadi pada 582 masehi ini salah satu keanehan yang kemudian ditanyakan oleh Paman nabi itu Abu Tholib "Kenapa menjamu kami Padahal anda itu tidak pernah menjamu apa seorang pedagang seperti kami untuk diajak makan bersama?".

Dan ternyata setelah selesai selesai santap makanan pendeta bahira ini menanyakan siapa anak muda tersebut kemudian Abu Thalib paman nabi menjawab keponakannya selanjutnya pendeta itu juga memperlihatkan tanda pada badan anak muda ini.

Muhammad bin Abdullah diantara kedua pundaknya terdapat lambang ke ini si pendeta bahira ini mampu melihat bahwa ada tanda-tanda kenabian di pribadinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian si pendeta itu menyuruh Abu Tholib bersama rombongan segera kembali ke Mekah ya disuruh pulang lagi yang tadinya di dalam perjalanan mau pergi ke Busyro Syiria disuruh pulang lagi kenapa alasannya demi Allah bila Yahudi melihatnya akan sangat berbahaya menjadi ada ancaman yang tiba kepada diri nabi oleh sekelompok orang Yahudi itu.

Kemudian pesan ini sangat diperhatikannya dan Abu Tholib berusaha mendampinginya hingga benar-benar keponakannya dewasa setelah Nabi dewasa tapi nabi berusaha ya Mencoba pula untuk berdagang sendiri tanpa disertai oleh pamannya lagi dan kemudian nabi bekerja ya kepada Sayyidah Khodijah dengan membawa barang dagangannya.

Di sini dikatakan kadang mendapatkan upah kadang pula memperoleh profit sharing atau bagi hasil sebagai partner dikalangan para niagawan nabi Ini dijuluki sebagai Sidik ya Sodik. Sodik "truthfulness" artinya jujur dan Amin "faithfulness" atau terpercaya dan high moral character atau berkarakter terhormat atau luar biasa.

Ya jadi beliau dijuluki sebagai orang yang sangat terhormat gelar-gelar yang atau sebutan-sebutan yang disebabkan Kepada beliau. Kemudian pada usia 25 tahun lebih Nabi Muhammad SAW menikah dengan Siti Khodijah ya pada tahun 595 masehi nah namun pada masa 30 tahunan ini pasca menikah nabi itu melihat keresahan masyarakat jahiliyah dan beliau sering melakukan menyendiri di gua hiro di Jabal Nur nah.

Kegiatan spiritual ini dilakukan karena masyarakat jahiliyah benar-benar kehilangan kesadaran kemanusiaannya tadi bawah kondisi yang demikian ini beliau ingin sekali memanusiakan kembali manusia-manusia jahiliyah artinya kalau misalnya dikaitkan dengan konteks sekarang atau fakta-fakta sekarang banyak juga kan ulama-ulama atau wali-wali yang keluar dari khalwat yang kemudian beliau menjadi seorang revolusioner menjadi seorang yang membawa perubahan terhadap keadaan ekonomi sosial masyarakat.

Dan seperti itu dan juga ini kan pernah dilakukan nabi jadi memang juga ada dalam pembelajaran atau pengetahuan tentang Tafakur Religi itu kemungkinan besar akan memperoleh lebih cerdas lebih terbuka hati terbuka pikiran itu ketika kita sering menyendiri tapi dalam artian ya hormatnya diisi dengan hal-hal yang memang bermanfaat, diisi dengan kegiatan mendekatkan diri kepada yang maha kuasa tentu itu akan cepat membuka God Spot kita ada sebuah titik ketuhanan lah yang ada pada diri kita sehingga mampu diri kita itu menerima cahaya-cahaya kebenaran.

Dan ini salah satunya dicontohkan oleh nabi kita yang mulia itu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Namun demikian tidaklah berarti karena formatnya di gua hiro perniagaannya dihentikan beliau tetap meneruskannya baik di pasar sekitar Mekkah maupun keluar Mekah Beliau pernah pergi untuk keperluan Niaga Ke Yaman, Najib dan najran.

Muhammad bin Abdullah melakukan perniagaan yang sangat sibuk di pasar ukaz dan Zul majesto artinya ketika misalnya nabi berkhalwat beliau tidak meninggalkan urusan duniawinya tidak meninggalkan perniagaannya lainnya juga kadangkala di dalam tradisi keilmuan Islam ada istilah orang-orang Sufi kan Ya nah yang kemudian ada eh metode atau sebuah praktik latihan riyadhoh yang bernama misalnya zuhud nah di dikalangan ulama ulama tasawuf Sufi dan sebetulnya ya Kita juga harus bisa zuhud sih dan bukan berarti kita meninggalkan urusan dunia kita gitu kan atau misalnya kita benar-benar total gitu ya menyendiri gitu sibuk dengan beribadah tidak seperti itu.

Karena nabi kita pun mengajarkan demikian dia dikatakan di sini tidak meninggalkan perniagaannya baik di sekitar Mekkah ataupun di luar Mekkah kan gitu kemudian disini dikatakan yang sekiranya penulis ini mengajak berpikir kepada kitabnya mengatakan seperti ini apakah hal ini sebagai ajaran dalam Islam Bahwa untuk menjadi pemimpin Islam sebanyak-banyaknya memahami permasalahan niaga dan penguasaan pasar atau kekuasaan ekonomi luar biasa.

Nah apakah ini juga termasuk ajaran Islam menurut penulis seperti itu bahwa menjadi seorang pemimpin Islam itu sebelumnya harus membekali diri memahami permasalahan perniagaan dan penguasaan pasar atau kekuasaan ekonomi jadi Apakah seorang pemimpin itu juga harus belajar tentang ekonomi terutama pemimpin Islam harus belajar tentang perekonomian?

Apakah misalnya sekarang yang menjadi ulama-ulama yang menjadi ustad-ustad yang seorang Kyai juga harus mempelajari ilmu ekonomi ilmu penguasaan pasar atau permasalahan Niaga?

Apakah hal ini pula yang menjadikan dasar sebab masuknya Islam pada abad ke-7 masehi melalui pasar dan dilakukan dakwahnya oleh para wirausahawan dari Timur Tengah di pasar tidak hanya melahirkan wirausahawan namun dalam sejarah ternyata melahirkan ulama dan pemimpin bangsa?

Dan juga disini Di akhirnya sih di dalam bab ini beliau mengajak kita berpikir bahwa pada masa perkembangan Islam di nusantara Indonesia dari pasar dan Pesantren melahirkan kekuasaan politik Islam atau Kesultanan pada abad 9 sampai 15 masehi, Apakah ini dapat dipastikan Siapa yang menguasai pasar dan pendidikan atau Pesantren berarti menguasai kekuasaan politik?

Dan apakah para Walisongo menempati Pusat dakwahnya di pantai berarti profesinya sebagai wirausahawan sekaligus merangkap sebagai penguasa pasar atau sebagai eksportir dan importir?

Apakah karena penguasaan pasar dapat menguasai kekuasaan politik dan mengatur pola perkembangan ajaran agama Islam?

Hai ini dikatakan ia apakah pasar itu sebagai stir gitu sebagai ekonomi ini sebagai setir dan pendidikan itu sebagai setir beliau seolah-olah merangsang kita berpikir seperti itu, barangsiapa yang menguasai perekonomian dan dapat menguasai pola pendidikan maka dialah yang berkuasa dan itu menjadi nantinya Menurut saya apa yang kemudian nabi lakukan ketika menikah dengan Siti Khodijah itu kan Status seseorang Siti Khodijah itu status ekonominya sangat mapan dan itu sangat membantu terhadap strategi dakwah Nabi.

Jadi menurut saya sih kalau misalnya ada orang-orang yang ingin memang berdakwahnya kemudian ia perlu pakai duit lah perlu ada agnina perlu ada donatur jadi berdirinya kokohnya sebuah agama juga tidak bisa lepas dari uang atau perekonomian yang lancar juga terhadap berlangsungnya syi'ar agama itu dan di akhirnya kedudukan ulama secara struktural spiritual dinilai sebagai warisan para nabi dan rasul sebelumnya para nabi dan rasul disiapkan dengan kemampuannya sebagai wirausahawan tidaklah mustahil dalam upaya kemandiriannya para ulama atau Wali Songo profesinya sebagai wirausahawan seperti yang diwariskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Ya seperti itulah kira-kira ada beberapa halaman tentang strategi dakwah, jumlahnya 3 halaman sih yang berkaitan dengan strategi dakwah ini tapi lumayan pengetahuan baru buat kita dan banyak yang sebetulnya bisa dielaborasi lagi yang diperdalam lagi dan saya hanya sekedar membacakan dan mudah-mudahan ada manfaatnya.

Mungkin itu saja pembahasan strategi dakwah dalam artikel kali ini Insyaallah di kemudian hari ada waktu saya akan membaca lagi sekalian belajar aja sih dan juga mudah-mudahan sahabat-sahabat semua dapat belajar dirumah assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Random