fgVbA8pS2mAvH6shJUAkVSH4ZBAYg0maapkaFIUm

PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI SARANA RUANG GERAK BAGI ANAK-ANAK

    pendidikan jasmani

    PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI SARANA RUANG GERAK BAGI ANAK-ANAK

    Seperti yang kita ketahui bahwa Pendidikan jasmani merupakan salah satu cabang Pendidikan bukan hanya pada teoritiknya saja, melainkan Sebagian besar pada praktiknya. Di mana dengan adanya Pendidikan jasmani, maka kita bisa menjaga stamina, kebugaran, motoric, dan fisik untuk tumbuh secara optimal. Sehingga, Pendidikan jasmani bisa dikatakan sangat bermanfaat bagi orang dewasa maupun anak-anak. Tak heran jika Pendidikan jasmani diterapkan sejak bangku sekolah dasar.

    Selain pada raga, jiwa dan mental psikologis seseorang dapat terpengaruh dari adanya Pendidikan jasmani. Hal ini termaktub dalam manfaat dari olahraga. Karena Pendidikan jasmani ini dapat memberikan pengertian bahwa olahraga sangat penting bagi tubuh kita juga mental kita.

    Manfaat Pendidikan Jasmani bagi Anak-Anak

    Khususnya pada anak-anak, di mana mereka memerlukan Pendidikan jasmani agar mereka tergerak untuk melakukan olahraga dan berpikir bahwa olahraga itu penting.

    Sarana Ruang Gerak

    Seorang anak jika diporsir untuk terus belajar di dalam kelas maka lama-kelamaan akan merasa bosan. Oleh sebab itu, dibutuhkan sarana ruang gerak yang menghilangkan rasa bosan mereka. Sarana ruang gerak itu, salah satunya adalah Pendidikan jasmani. Dengan adanya sarana ruang gerak, tidak menutup kemungkinan mereka memiliki pertumbuhan yang berkualitas, begitu juga dengan sel motoric yang terlatih dalam Pendidikan jasmani.

    Peru diketahui bahwa seorang anak membutuhkan energi yang lebih. Karena pada saar masa mereka, bermain adalah hal yang paling menyenangkan. Dengan begitu, Pendidikan jasmani dapat dijadikan sebagai sarana dan mampu menyalurkan ruang motor gerak mereka sebagai bahan belajar sekaligus bermain.

    Melatih Otot dan Tulang Sejak Dini

    Pertumbuhan otot dan tulang adalah hal yang paling penting bagi anak-anak. Secara rutin, Ketika tubuh digerakkan, maka otot dan tulang akan terlatih bergerak dan membentuk secara optimal, begitu juga dengan pertumbuhan tulang yang dapat dioptimalkan dengan berbagai Gerakan di dalam Pendidikan jasmani.

    Mencegah Obesitas

    Kita tahu, bahwa anak-anak sangat gemar makan jajanan di kantin sekolah. Bahwa sebenarnya, jajanan yang mereka makan Sebagian besar mengandung minyak yang mengandung minyak jenuh. Di mana minyak jenuh yang berlebih sangat tidak dianjurkan mengendap di dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan seorang anak menjadi obesitas. Atau mungkin obesitas tidak akan terasa pada masa anak-anak, melainkan Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka akan terbiasa makan makanan berlemak yang membuat badan terkena obesitas.

    Boleh saja mereka makan jajanan berlemak, namun hal ini perlu diimbangi dengan berbagai Gerakan atau banyak gerak. Seperti yang dikatakan di atas bahwa Pendidikan jasmani adalah sarana ruang gerak bagi kita. Sehingga, dengan adanya sarana tersebut, maka mereka dapat bergerak aktif dan lemak jenuh pun terbakar di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya obesitas.

    Mencegah Diabetes dan Hipertensi

    Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh orang Indonesia. Karena kebanyakan makanan Indonesia mengandung gula. Hal ini mengingat bahwa anak-anak sangat gemar dengan makan makanan yang manis. Tentu hal ini dapat memicu terjadinya diabetes atau penyakit gula.

    Sebenarnya gula memiliki manfaat di dalam tubuh sebagai energi. Namun, jika energi tersebut tidak diimbangi dengan berbagai aktivitas, maka dapat mengendap di dalam tubuh dan dapat menyebabkan penyakit gula.

    Ya, sama halnya dengan diabetes, bahwa anak-anak membutuhkan ruang gerak sebagai sarana untuk mengeluarkan energi tersebut agar tidak menjadi menyakit.

    Perlu diingat bahwa segala hal yang berlebih itu tidak baik, sehingga kita perlu mengimbangi melalui Pendidikan jasmani sebagai ruang gerak tubuh agar dapat menghindari penyakit juga mengoptimalkan pertumbuhan anak.
    Related Posts
    Rifqi Fauzan Sholeh
    Hanya Menulis

    Related Posts

    Posting Komentar