Stimuli Perkembangan Otak Anak Usia 0-2 Tahun dengan cara ini

Stimuli Perkembangan Otak Anak Usia 0-2 Tahun dengan cara ini

Ketika bayi dilahirkan, otak bayi siap untuk terima stimuli dari lingkungan agar berkembang dengan maksimal.

Perubahan otak ini akan semakin berkembang seiring waktu berjalan, makin sering kita memberi stimuli karenanya makin bagus perubahannya.

Saat anak-anak berumur 0-2 tahun, perubahan otaknya ada pada tingkatan sensori motor. Pada tahapan ini anak membuat pengetahuannya berdasar apa yang dia tangkap lewat panca inderanya (kegiatan sensor) dan motoriknya.

Mereka memakai mekanisme sensori motorik bawaan seperti, mengisap, memegang dan akivitas motorik kasar untuk membuat pengetahuan mereka.

Perubahan otak ini tentukan bagaimana anak bisa membuat pengetahuannya. Tetapi, sudah pasti ini tidak lepas dari peranan orang dewasa yang ada disekitaran lingkungan mereka dalam memberi stimuli.

Supaya lebih terang, silahkan kita ulas beberapa tips berikut yang diringkas dari situs Paudpedia.

1. Sediakan permainan interaktif

Yakni permainan yang dapat menghidupkan beragam pancaindera, seperti mainan yang mempunyai suara, beragam warna, berbagai wujud dan bermacam struktur . Maka anak dapat menyaksikan, meraba dan anak bisa juga mendengar.

Contoh:

  • Permainan simpel tangkap dan melemparkan bola.
  • Permainan memanfaatkan adonan tepung atau playdough, selanjutnya anak disuruh untuk meremas dan membuat adonan sama sesuai khayalan mereka
  • Main pasir
  • Permainan meraba kasar lembutnya satu benda, misalnya memakai amplas dan kain sutra
  • Main petak umpet
  • Permainan "mengambil bola", yakni menempatkan bola-bola kecil di depan anak, selanjutnya anak didorong mendapat bola itu.

2. Siapkan lingkungan yang nyaman

Ini benar-benar dibutuhkan, karena bayi atau atau batita bisa merayap dan mempelajari dengan bebas.

3. Siapkan lingkungan yang kaya bahasa

Berarti orangtua harus aktif ajak anak berinteraksi, baik lewat pembicaraan biasa atau dengan lewat satu permainan.

Contoh: orangtua mengucapkan "boneka" selanjutnya anak segera untuk ambil atau cari boneka itu, lalu dia mengulang-ulang mengatakan "ini boneka".

4. Memperkenalkan posisi atau tempat satu benda

Tahapan perkembangan sensori motor dapat distimuli dengan pengaturan lingkungan rumah yang bagus. Pengaturan lingkungan ini sanggup menggerakkan anak untuk lakukan penemuan-penemuan yang baru. Oleh karenanya orangtua sebaiknya melindungi lingkungan rumah supaya teratur dan rapi.

Seterusnya, beritahu mereka jika ada tempat untuk simpan baju, rack simpan mainan, sepatu, dan lain-lain.

Lalu, jaga beberapa benda itu pada tempat yang serupa dan memakainya tempat yang serupa

Untuk kegiatan yang serupa bisa menolong anak lebih pahami beragam hal dan object tetap dan melatih mereka untuk disiplin, mandiri dan bertanggungjawab.

Jaga penataan lingkungan itu dalam beberapa saat untuk mempermudah mereka mendapatkan benda yang ingin dicari atau diperlukan, selanjutnya ayah bunda bisa mengalihkan ke arah tempat yang lain dan dorong mereka untuk lakukan penemuan.

Dapatkan pemberitahuan informasi pendidikan terbaru setiap hari dari Rifqifauzansholeh.com. Silahkan bergabung di grup Telegram dengan menyentuh nama berikut: "Blog Rifqi Fauzan" jika sudah diarahkan silahkan klik join. Pastikan kamu sudah menginstall aplikasi Telegram di smartphone kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url