Malaikat Namus? Siapakah Malaikat dengan Panggilan Namus?

Malaikat Namus Siapakah Malaikat dengan Panggilan Namus

Beberapa nama malaikat dan pekerjaannya sudah disebut dalam Al Quran di beberapa ayat dan surat. Satu diantaranya rupanya mempunyai panggilan namus dan pernah berinteraksi dengan Nabi Muhammad SAW saat turunnya Islam dan Al Quran.

Siapa malaikat dengan panggilan namus?

Diambil dari Rangkuman Sirah Nabawiyah Butir Butir Perjalanan Hidup Rasulullah SAW karya Muhammad Atim, namus ialah panggilan untuk Malaikat Jibril. Panggilan ini diungkapkan sepupu Khadijah, sang ummul mukminin, Waroqoh bin Naufal.

"Ini ialah namus (Malaikat Jibril) yang Allah utus kepada Nabi Musa. Andaikan saja saya masih terbilang muda waktu itu. andaikan saja saya masih hidup ketika kaummu menyingkirkanmu," tutur Waroqoh seorang pemuka agama waktu itu yang dikenali religius dan paling dipercaya.

Dalam buku itu dikisahkan, Nabi Muhammad dan Khadijah berjumpa Waraqah seusai peristiwa di Gua Hira. Malaikat Jibril tiba kepada nabi yang ketika itu sedang uzlah di Gua Hira saat berumur 40 tahun. Sang malaikat minta nabi membaca kalam Allah.

"Malaikat Jibril berbicara, bacalah, yang dijawab, saya tidak dapat membaca. Jibril memeluk nabi lalu melepaskan dan mengulang-ulang permohonannya, bacalah, yang ditanggapi, saya tidak dapat membaca. Jibril memeluknya kembali dengan kuat lalu melepaskan dan kembali berbicara, bacalah. Sang nabi menjawab kembali dengan, saya tidak dapat membaca," tulis buku itu.

Kemudian, Malaikat Jibril menyampaikan wahyu Allah SWT dalam surat Al Alaq 1-5

ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ

iqra` bismi rabbikallażī khalaq

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan

خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ

khalaqal-insāna min 'alaq

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ

iqra` wa rabbukal-akram

3. Bacalah, dan Tuhanmu lah Yang Maha Pemurah,

ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ

allażī 'allama bil-qalam

4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam,

عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

'allamal-insāna mā lam ya'lam

5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Nabi Muhammad lalu keluar gua dan menyaksikan namus yang merupakan panggilan Malaikat Jibril dalam bentuk lelaki. Sang malaikat selanjutnya sampaikan tugas sebagai utusan Allah pada Nabi Muhammad SAW. Pekerjaan yang tidak enteng tetapi berhasil dituntaskan dengan baik sekali.

"Wahai Muhammad kamu ialah Rasulullah dan saya ialah Jibril," tuturnya sang rohul kudus. Kebenaran ini juga yang dikatakan Waroqoh saat dengar berita dari Khadijah dan Nabi Muhammad.

Makna namus sebagai panggilan untuk Malaikat Jibril mempunyai beberapa makna. Diambil dari buku The Religion of Islam Jilid 1: Sumber Agama Islam: Qur'an Suci, Sunnah dan Hadits, Ijtihad karya Maulana Muhammad Ali, namus memiliki arti malaikat yang kepadanya dipercayakan rahasia Tuhan. Tetapi tidak diterangkan asal bahasa panggilan namus.

Versi lain dalam buku Muhammad di Makkah dan Madinah karya Ath-Thabari mengatakan, namus nampaknya datang dari bahasa Yunani. Akar ucapnya ialah nomos yang memiliki arti hukum dan dapat dijumpai dalam kitab Taurat.

Terlepas dari asal kata dan makna namus, telah jadi kewajiban setiap muslim untuk yakin akan keberadaan malaikat dan tugasnya. Iman kepada malaikat ialah satu dari 6 point dalam rukun iman.

Dapatkan pemberitahuan informasi pendidikan terbaru setiap hari dari Rifqifauzansholeh.com. Silahkan bergabung di grup Telegram dengan menyentuh nama berikut: "Blog Rifqi Fauzan" jika sudah diarahkan silahkan klik join. Pastikan kamu sudah menginstall aplikasi Telegram di smartphone kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url