Prospek Kerja Psikologi Berbagai Jenis Pekerjaannya

Prospek Kerja Psikologi Berbagai Jenis Pekerjaannya

Prospek kerja psikologi - kali ini isinya akan membahas tentang prospek kerja psikologi yang bisa didapatkan kalau kamu kuliah mengambil program studi psikologi. Dalam pemaparannya prospek kerja psikologi ini akan coba saya bagi kedalam 7 ranah, yaitu:

  1. Ranah Klinis
  2. Ranah Akademik
  3. Ranah Pemerintahan
  4. Ranah Perusahaan atau Industri
  5. Ranah Peneliti Pasar atau Market Researcher
  6. Ranah User Experience Researcher (UX research)
  7. Ranah Tidak Terduga

Barangkali artikel ini bisa memberikan inspirasi atau pengetahuan baru tentang prospek kerja psikologi yang nanti bisa kamu ambil. Silahkan baca sampai selesai.

Prospek Kerja Psikologi

Ranah Klinis

Psikolog dan Asisten Psikolog

Sekarang kita mulai dari prospek pekerjaan yang paling terkenal, semua orang tahu karena kalau masuk ke psikologi ya paling jadi Psikolog. Jadi kalau misalnya bahas tentang jadi psikolog, ini masuknya ke ranah klinis. Kalau di ranah klinis ini garis besarnya kamu akan banyak berurusan atau membantu dengan klien yang mengalami disabilitas atau niru divergen.

Kalau untuk jadi psikologi ini biasanya teman-teman harus lanjut pendidikan sampai S2 untuk mendapatkan gelar psycholog. Tapi sebelum jadi psikolog sebenarnya teman-teman bisa mulai menjadi asisten psikologi.

Jadi kalau ranah klinis ini kamu bisa memilih 2 profesi yang pertama menjadi asisten Psikologi dan yang kedua adalah menjadi psikolog. Kalau jadi asisten psikolog ini kamu biasanya akan mulai dari membantu psikolog untuk melakukan banyak hal seperti misalnya melakukan asesmen awal terhadap klien atau kamu juga bisa mencoba alat tesnya apabila diizinkan dan juga diawasi oleh psikolog yang berwenang.

Dan itu temen-temen juga bisa melakukan banyak hal dan bisa mengenal pekerjaan apa ya bener-bener dikerjakan oleh seorang psikolog, karena kamu terjun langsung ke situ dan serunya jadi asisten psikolog ini bisa dilakukan bahkan ketika kamu masih jadi mahasiswa, jadi pasti seru banget dan sangat-sangat bisa dilakukan kalau kamu masuk ke psikologi.

Nah kalau jadi psikolognya, ini pekerjaannya udah bener-bener fix udah lulus S2 udah bergelar psikolog, udah ada izinnya, bisa banget melakukan banyak hal. Kalau psikolog ini biasanya yang paling beda dari asisten psikologi maksudnya bedanya adalah karena psikolog ini sudah boleh melakukan intervensi atau sudah boleh melakukan tindakan untuk kliennya.

Jadi pasti awalnya sama, assessment dulu bisa mendiagnosis, lalu bisa memberikan intervensi atau saran-saran tertentu ini juga bisa bekerjasama dengan psychiater, bisa nge-review ke psychiater bisa ngeflare antar temannya, jadi kalau psikologi ini intinya sudah bisa melakukan tindakan lebih lanjut dan menurut saya pekerjaan ini sangat cocok untuk kamu yang punya jiwa membantu yang sangat besar.

Karena kalau temen-temen punya keinginan untuk membantu orang lain dengan sangat besar menurut saya ranah klinis ini adalah tempat yang cocok untuk kamu.

Ranah Akademik

Setelah klinis biasanya yang terkenal adalah ranah akademis atau pendidikan di ranah ini juga biasanya kamu ada yang melanjutkan sampai ke S2. Jadi biasanya kalau psikolog ini ada dua jalur ada yang profesi menjadi seorang psikolog atau yang S2 science magister sains, nah biasanya magister sains ini banyak yang jadi dosen atau jadi peneliti.

Dosen

Nah kalau untuk jadi dosen ini biasanya memang pastinya minimal adalah pendidikannya S2, ini cocok banget buat kamu yang memang suka belajar dan suka berbagi ilmu. Karena ketika menjadi seorang dosen kamu juga bisa berbagi ke bidang ilmu yang lain, karena jadi dosen ini enggak harus jadi dosen psikologi tapi teman-teman juga bisa menjadi dosen di bidang studi lain seperti misalnya filsafat atau kedokteran atau ekonomi bisnis atau segala macem kamu mengajarkan psikologi berdasarkan bidang-bidang tersebut ini cocok banget buat temen-temen yang suka berbagi ilmu.

Peneliti

Nah kalau kamu suka berbagi ilmu tapi kurang pede menjadi seorang dosen, maka pilihannya adalah menjadi seorang peneliti. Kalau menjadi peneliti ini, kamu punya kesempatan untuk berbagi ilmu juga sebenarnya walaupun tidak mungkin berbagi secara langsung di dalam kelas tapi teman-teman bisa berbagi hasil penelitian atau hasil temuan temen-temen dengan cara publikasi jurnal dan publikasi jurnal ini bisa dilakukan nasional bahkan internasional jadi bener-bener jadi peneliti ini juga tetep ada aspek berbaginya walaupun tidak mungkin secara langsung dalam kelas. Menjadi peneliti pun juga bisa menjadi orang yang informatif bagi banyak kalangan.

Ranah Pemerintahan

Aparatur Sipil Negara (ASN)

Setelah klinis akademik biasanya ada juga ranah pemerintahan, jadi kamu juga sebenarnya masih bisa bekerja di sektor-sektor pemerintahan yang paling umum biasanya jadi ASN atau aparatur sipil negara.

Dalam pekerjaan ini biasanya banyak yang mengambil posisi sebagai analis, dan posisi ini bisa berada di berbagai macam level dan biasanya bukaannya juga banyak gitu. Jadi kamu tetap bisa bekerja dibidang pemerintahan.

Psikolog Polisi atau Psikolog Tentara

Selain ASN temen-temen juga bisa jadi psikolog polisi atau psikolog tentara. Jadi kalau psikolog polisi dan tentara ini biasanya akan berperan di bagian rekrutmen dan asesmen untuk kenaikan jabatan.

Dan kamu juga bisa membantu di bagian profiling, yang bertugas untuk melakukan kegiatan-kegiatannya seperti mencari kriminal dsb. Hal itu bisa banget dilakukan dengan dasar ilmu psikologi.

Ranah Perusahaan atau Industri

Di ranah ini biasanya kamu bisa langsung masuk bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan S2, karena ilmu-ilmu yang bisa digunakan ini sudah temen-temen dapatkan di ketika kamu belajar di S1.

Kalau untuk perusahaan atau industri biasanya yang umum adalah peran-peran seperti menjadi recruiter kode dan juga jadi konsultan industri.

1. Recruiter

Banyak sekali perusahaan yang membutuhkan lulusan psikologi untuk membantu mereka menemukan karyawan yang sesuai dengan posisi tertentu. Nah untuk mengetahui apakah orang ini cocok dengan posisi tertentu, dengan beban pekerjaan tertentu, dengan spesialisasi pekerjaan tertentu, ini kita bisa bantu dengan cara melakukan tes psikologi, wawancara dan asesmen-assessment lainnya.

Disini kamu memiliki peran penting karena kamu bisa memberikan saran kepada perusahaan orang mana, karyawan mana, yang cocok untuk dipekerjakan.

2. Organizational Development (OD)

Terus setelah recruiter kamu juga bisa kerja sebagai organizational development. Jadi kalau organizational development ini, kamu berperan memberikan saran tentang sistem kerja apa yang paling efektif digunakan di perusahaan khususnya yang berhubungan dengan sumber daya manusianya.

Organizational development berperan masuk di tengah-tengah pekerjaan, sedangkan recruiter hanya berperan pada proses perekrutan saja. Setelah karyawan itu sudah dipilih, kamu bisa memberikan konsultasi sistem apa yang paling cocok digunakan untuk perusahaan tersebut, karena biasanya budaya perusahaan pun berbeda-beda jadi nanti kamu menyesuaikan lagi yang paling cocok.

3. Konsultan Industri

Konsultan industri ini kerjaannya hampir mirip-mirip dengan od, tapi disini kamu lebih memberikan saran tentang cara mengembangkan sumber daya manusia di perusahaan atau industri tersebut. Jadi kalau di industri ini biasanya banyak juga bidangnya, industrinya, sektornya banyak banget, bisa kamu ambil seperti pertambangan gas dan minyak, mart up. itu kamu bisa banget masuk kesana untuk menjadi konsultannya. Di perusahaan dan industri pun kamu mempunyai peran penting di dalamnya.

Ranah Peneliti Pasar atau Market Researcher

Sekarang kita bahas tentang ranah yang sedang trending, yaitu ranah peneliti pasar atau market researcher. Psikologi itu bisa masuk ke dalam ranah ini, dikarenakan psikologi ini merupakan ilmu yang mengikuti perkembangan zaman, bisa beradaptasi di perubahan-perubahan saat ini.

Dalam ranah ini kamu bisa membantu perusahaan untuk menentukan target yang paling oke untuk mereka pasarkan misalnya produknya atau jasanya. Hal tersebut kamu bisa bantu dengan asesmen, melihat keadaan pasar, melihat cocoknya masuknya kemana sih produk ini perusahaan ini cocoknya dipasarkan ke mana sih. Nah ini merupakan pekerjaan yang cocok untuk temen-temen yang punya fashion atau punya ketertarikan di bidang marketing.

Ranah User Experience Researcher (UX research)

Terus selain market researcher kamu juga bisa berada di bidang pekerjaan user experience research atau UX research. Biasanya sering ditemukan di lowongan-lowongan pekerjaan dicari UX Researcher, ini kamu bisa banget apply kalau kamu belajar psikologi.

User experience researcher ini berperan untuk melihat pola konsumen, terutama ketika menggunakan aplikasi digital ini teman-teman bisa gunakan karena teman-teman akan mempelajari juga perilaku konsumen baik digital maupun tidak digital maksudnya.

Pekerjaan ini bisa banget kamu ambil alih bisa banget kamu masuki, karena akan mendapatkan banyak ilmu ketika belajar psikologi, ada dasarnya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Ranah Tidak Terduga

1. Psikolog Esport

Ranah pekerjaan lulusan psikologi yang tidak terduga salah satunya adalah psikologi esport atau game online. Disini lulusan psikologi bisa banget menjadi psikolog tim esport, yang berperan untuk menjadi penyemangat, pendamping, teman curhat, motivator, atau juga yang mempersiapkan mental atlet esport sebelum melakukan turnamen.

Karena melakoni turnamen itu suatu hal yang memerlukan mental yang benar-benar stabil, nah psikolog esport ini bisa banget membantu atlet-atlet yang mau melakukan turnamen atau bahkan untuk keseharian, misalkan menjadi teman curhat, penyemangat atau motivator.

2. Interogator

Nah kalau interogator ini kamu bisa banget membantu dengan basisnya adalah mempelajari biasanya psikologi hukum atau psikologi forensik. Nah dari forensik ini kamu bisa membantu untuk melihat celah-celah kebohongan dari terduga kriminal, kamu bisa ikut membantu menemukan kriminal yang sesungguhnya. Hal itu bisa banget dilakukan kalau teman belajar psikologi.

3. Konsultan

Selain menjadi seorang interogator, lulusan psikologi juga bisan menjadi seorang konsultan film, konsultan novel atau konsultan lainnya. Misalnya begini, kita bicara tentang konsultan film, biasanya filmmaker filmmaker ini pasti ingin membuat film yang sesuai dengan keadaan sesungguhnya atau misalnya sesuai in karakter yang mereka mau gitu.

Biasanya mereka ini juga mencari saran ke orang-orang dengan basis pengetahuan psikologi seperti bagaimana sih orang seperti ini? karakternya seperti apa aja sih? kalau mau bikin orang seperti ini seperti apa aja sih?

Dan selain itu juga karena saat ini kan udah mulai banyak ya film-film yang membahas tentang kesehatan mental, membahas isu-isu mental dan disini kamu bisa berperan banget di pembuatan film ini dengan memberikan data-data yang sesuai informasi yang sesuai untuk digunakan ke dalam film tersebut.

Terus selain itu ini sepertinya kamu sering banget melihat lulusan Psikologi itu bisa jadi influencer platformnya itu sebetulnya banyak banget untuk berbagi, ketika kamu punya ilmu psikologi, kamu juga bisa berbagi lewat media sosial, kan itu bisa banget menjadi pekerjaannya kamu.

Kamu bisa sharing pengetahuannya, tapi juga perlu diperhatikan lagi bahwa apa yang kita sampaikan di publik itu juga harus punya basis data yang bisa dipertanggungjawabkan itu paling penting jadi pokoknya apapun yang kita lakukan terutama dalam ranah psikologi terutama apabila jadi psikologi, kamu harus memperhitungkan peraturan-peraturan yang berlaku.

Biasanya kalau Psikologi itu ada kode etiknya, itu penting banget untuk dijaga karena kita juga berhubungan langsung dengan orang lain.

Jadi sebenarnya banyak banget peluang kerja dari psikologi ini dan tidak bisa saya sebutkan satu-satu. Apalagi sekarang banyak pekerjaan baru yang muncul, nah ilmu psikologi ini merupakan ilmu yang bisa masuk ke banyak hal, jadi jangan takut kalau misalnya enggak ada prospek kerjanya.

Dapatkan pemberitahuan informasi pendidikan terbaru setiap hari dari Rifqifauzansholeh.com. Silahkan bergabung di grup Telegram dengan menyentuh nama berikut: "Blog Rifqi Fauzan" jika sudah diarahkan silahkan klik join. Pastikan kamu sudah menginstall aplikasi Telegram di smartphone kamu.