fgVbA8pS2mAvH6shJUAkVSH4ZBAYg0maapkaFIUm

CARA AGAR ARGUMENTASI KAMU DAPAT TERSAMPAIKAN DENGAN BAIK

    CARA AGAR ARGUMENTASI KAMU DAPAT TERSAMPAIKAN DENGAN BAIK

    CARA AGAR ARGUMENTASI KAMU DAPAT TERSAMPAIKAN DENGAN BAIK

    Cara Agar Argumentasi Kamu Dapat Tersampaikan dengan Baik - Hai, pernahkah Anda memberikannya lagi untuk bersenang-senang mengobrol dengan orang itu dan teman orang tua atau siapa pun Anda terus datang sehingga Anda berdua sampai pada diskusi yang membuat Anda tidak nyaman dan mungkin Anda merasakan emosi negatif mungkin tidak nyaman karena Anda tidak setuju dengan Pendapat orang lain.

    Jadi sepertinya saya ingin berdebat atau memberikan pendapat sesuai pendapat anda sendiri gitu akhirnya saya berantem, terus terus mikirin bahkan mengganggu kehidupan sehari-hari Nah kalo misalnya bener-bener sama kondisinya tenang karena anda berada di artikel yang benar.

    Masalah ini bisa jadi bisa diatasi tapi sangat perlu di pelajari dan praktekkan mulai dari artikel ini Jadi silahkan baca artikel ini sampai habis biar bisa mendapatkan Insight secara utuh ok😊.

    Nah sebenarnya berargumentasi itu sangat wajar dalam kehidupan kita sehari-hari mungkin hal ini belum pernah diajarkan disekolah, tapi sebenarnya masing-masing dari kita memiliki hal-hal yang dianggap penting yang tentunya berbeda dari orang lain, karena itu harus dihidupkan secara nyata atau di dunia maya, pendapat itu sebenarnya adalah salah satu hal yang tidak bisa kita hindari tapi kita tidak bisa menyangkal Mungkin ada orang yang melakukannya.

    Jika Anda benar-benar percaya pada sesuatu, maka Anda akan merasa Puas atau senang jika dia berhasil memenangkan pendapatnya maka dalam memberikan argumentasi misalnya seringkali orang seperti ini justru membuat kita emosional sehingga menjadi memancing untuk menyampaikan argumentasi menjadi terus berlanjut, pada akhirnya semakin rumit, itulah alasan mengapa kita berargumentasi. Akhirnya menjadi, jadi konflik pribadi.

    Sebenarnya ada beberapa cara agar kita bisa tetap mempertahankan argumentasi kita tanpa harus menambah musuh, tapi sebelumnya kita coba bahas dulu Kenapa kita akhirnya bertengkar ketika kita lagi bertukar argumentasi dengan lawan bicara kita.

    Pada dasarnya manusia Senang benar, kita akan bahagia jika kita mendapatkan validasi dan pengakuan untuk diri kita sendiri, pendapat dan perasaan kita misalnya ketika kita sedih kemudian kita terus curhat pada orang lain jika kita sedih maka kita mungkin lebih bahagia jika orang lain mengerti bahwa kita lebih sedih dari pada yang lain. Sebaliknya ketika kita dijajah seperti itu atau disuruh bersikap positif langsung seperti itu atau contoh lain jika kita mengobrol kita pasti akan senang jika kita adalah teman.

    Kita setuju dengan apa yang kita katakan dan mendukung pernyataan kita bukan sebaliknya itu menyalahkan dan memfitnah pendapat kita tapi memang perdebatan lebih mungkin terjadi jika misalnya terkait dengan nilai-nilai pribadi kita, misalnya tentang agama, pandangan politik hingga masalah moral.

    Apalagi jika lawan bicara kita kebetulan saja bersikap kasar pada kita sehingga kitalah yang menjadikan kita terpancing untuk meresponnya juga jadi wajar saja kalau perdebatan ini terjadi karena alasan tersebut tapi ya seringkali hal ini membuat pembahasan menjadi tidak produktif dan merugikan hubungan pribadi.

    Jadi bagaimana Anda terus bertukar argumentasi kita lebih diam dan tidak berakhir menjadi musuh, ada beberapa cara Anda dapat mengembangkannya sekarang Saya belajar ini dari komedian Afrika Selatan Trevor Noah.

    Sekarang mari kita coba uraikan bersama, bagaimana kita bisa melakukan ini dalam kehidupan sehari-hari?
    1. Anda dapat mulai menyadari bahwa tujuan Anda bukan berkelahi tetapi bertukar argumentasi atau agar Anda lebih memahami sudut pandang orang lain di sini, lihat prosedurnya bahwa Anda tidak harus menjadi yang paling benar karena tidak Benar-benar jika setelah mempelajari sempurna yang baru mengubah pendapat Anda, itu baik-baik saja daripada melihatnya sebagai tanda jika Anda adalah orang yang plin-plan, Anda hanya bisa melihat Bahwa sebagai pertanda jika anda adalah orang yang mau mengembangkan cara pandang ini maka penting untuk secara sadar menghindari kecenderungan untuk bersikap defensif yang seringkali menjadi awal perdebatan Kusir, sedetik mungkin mungkin hindari bersikap defensif diambil alih dengan emosi, ya, jika ini benar-benar lebih mudah untuk dibicarakan dari pada berkelahi.
    2. Kestabilan emosi ini tidak bisa Anda lewati hal-hal kecil yang bisa di kendalikan. Misalnya seperti latihan pernafasan atau sebisa mungkin menjaga nada dan volume suara kita tenang dan pelan.
    Karena Saat kita berdebat Ada kemungkinan kita merasa masih negatif seperti frustasi atau tertekan jadi Mungkin kita tidak sadar untuk meningkatkan tempo bicara dan volume suara kita ini membuat kita masuk ke mode defensif atau mode membela diri.

    Dengan bertindak sebaliknya kita akan dapat memberikan sinyal ke otak jika kita baik-baik saja, tidak terancam dan kita tidak perlu agresif pada akhirnya perlahan-lahan ya kita bisa lebih tenang juga sebagai lawan bicara ketiga kita alih-alih memberikan argumentasi dengan keras atau menyerang jika Anda dapat menanyakan pertanyaan ini bagaimanapun dapat memberikan kesan bahwa kita memberikan pilihan kepada orang lain yang kita ajak bicara pertanyaan yang disarankan di sini adalah pertanyaan demi Allah Saya sangat penasaran, bukan karena gunakan yang kamu mau melawan orang lain yang Anda ajak bicara di sini Anda dapat mengetahui apakah Anda ingin mengetahui pendapat dan sudut pandang lawan bicara Anda tentang apa yang Anda diskusikan lebih banyak dari pada rasa ingin tahu yang membantu kami untuk lebih memahami orang lain.

    Jadi apa jadi jangan salah paham dan akhirnya berdiskusi ah bahkan tidak perlu bertarung Jadi kita bisa mencoba memulai Dengan memastikan pemahaman kita tentang apa yang dikatakan lawan bicara atau istilahnya juga segar sehingga Anda dapat meminta segar Untuk Misalnya, Anda telah menemukan seseorang yang tidak menyukai lagu K-pop, misalnya dia berkata saya tidak suka grup ini karena lagunya lebih aneh daripada Anda defensif dan hanya menyapa saya tidak punya selera jadi mungkin yang mana lagu lebih baik Anda pikir itu aneh.

    Jadi kami ingin memastikan dulu mengapa dia membiarkannya pernyataan seperti itu. Dan jika aman, lanjutkan dengan pertanyaan kedua di mana Anda dapat memiliki pendapat?

    Ya, tidak setuju atau tidak mengerti bahwa jangan lupa juga beri dia kesempatan untuk menanggapi pendapat tersebut dan keempat, hindari menyerang identitas seseorang saat mengetik pendapatnya seperti itu terkadang kita terprovokasi untuk menyerang balik dengan under Hal-hal yang tidak relevan misalnya latar belakang suku, ras, agama atau bahkan usia jika hal ini terjadi tidak lagi disebut debat tetapi seperti acara satu sama lain, Hai Na, sehingga tidak ada upaya fokus pada isi percakapan dan tidak mengerti hal-hal batin yang kurang perdebatan relevan dan akhirnya berusaha mempertahankan pendapatnya dengan percaya diri tanpa harus terlalu agresif Jadi bisa menggunakan rumus yang berbeda namanya Iya tapi jadi seperti Ya disini bukan berarti kita setuju tapi seperti kami memahami bahwa dia memiliki pendapatnya sendiri untuk beberapa alasan dan beri tahu saya jika pembicaraannya adalah jika ya Kami memahaminya karena hal-hal yang pasti dengan memulai argumen dengan kata-kata ini orang tidak merasa ditolak dan akan merasa lebih baik dalam menerima pendapat meskipun itu sangat berbeda.

    Dari sini kita dapat melihat apakah kemampuan menyampaikan sesuatu dengan baik itu cukup penting untuk kita kuasai karena jika dan menguasai keterampilan komunikasi ini maka Anda akan lebih percaya diri dalam mengutarakan pendapat secara pribadi, mengapa karena Anda tidak sekedar menyatakan pendapat Anda dengan jelas tanpa terburu-buru, danau tidak menyakiti orang lain. Jadi bisa ya menghadapi konflik dimanapun dia berada dan siapapun yang menghadapi ketrampilan inilah yang namanya tertib komunikasi dan aplikasinya susah-susah gampang.

    Sebenarnya klik besok karena kita gak perlu di ajar disekolah dan bisa dimaklumi kalo gak gampang menyeimbangkan metode komunikasi mungkin udah terbiasa pasif seperti itu ya iya atau udah biasa marah gitu gitu tapi tenang aja gara-gara yang namanya skill ya bisa dilatih itu. Bagaimana Anda melakukannya?

    Related Posts
    Rifqi Fauzan Sholeh
    Hanya Menulis

    Related Posts

    Posting Komentar