PENDIDIKAN KARAKTER, SEPENTING APA?

PENDIDIKAN KARAKTER, SEPENTING APA?

PENDIDIKAN KARAKTER, SEPENTING APA?

Pendidikan Karakter, Sepenting Apa? - Jadi yang namanya pendidikan karakter itu sebetulnya adalah sesuatu yang sangat mendasar sekali bagi perkembangan kepribadian seseorang.

Jadi yang harus diawali adalah bagaimana caranya kondisi lingkungan itu mendukung perkembangan emosi.

Nah setelah emosi itu bisa berkembang dengan baik, sehat gitu ya sesuai dengan normatif maka biasanya kemampuan intelektual akan lebih mudah untuk dioptimalisasi.

Maka kenapa sekarang banyak sekali lembaga pendidikan atau institusi yang lebih banyak mengusung pendidikan karakter untuk optimalisasi perkembangan anak.

Pola asuh itu yang pertama kan memang dimulai dari rumah, jadi anak itu sebagai pusat dari lingkungan itu memang mikro system yang pertama itu adalah orang tua itu sendiri.

Jadi bagaimana orang tua itu memberikan stimulasi, mengasuh anak, membina anak itu akan memberikan manfaat yang sangat besar sekali bagi perkembangan sikologis anak, baik itu yang berkaitan dengan kepribadiannya, kemudian sosial emosi, kemudian intelektualitasnya, kemudian bagaimana dia dapat memberikan respon terhadap situasi sosial, itu semua harus dimulai dari keluarga.

Nah sehingga peran penting bagaimana ayah dan ibu untuk bersikap konsisten dalam memberikan stimulasi-stimulasi yang tepat sesuai dengan perkembangan usia anaknya.

Karakter anak yang dikatakan memiliki problem perilaku biasanya memunculkan karakteristik tertentu. Nah biasanya tidak hanya dirumah tetapi juga diluar rumah baik dilingkungan tetangga, lingkungan masyarakat ataupun di sekolah.

Umumnya mereka biasanya kurang bisa mengikuti aturan-aturan yang ada dilingkungan, kemudian biasanya juga seringkali melakukan pelanggaran-pelanggaran kecil, yang dimulai dari pelanggaran kecil yang berdampak pada perilaku yang lebih besar.

Nah kemudian juga perilaku bermasalah ini umumnya membuat anak menjadi tidak produktif dalam kegiatan dia sehari-hari, baik dirumah maupun di sekolah.

Jadi interaksinya dengan teman, interaksinya dengan guru maupun dengan keluarganya juga tidak optimal atau tidak sehat.

Ya mungkin Sekian dari saya Semoga satu artikel ini bisa ngebantu kamu buat belajar dan berkembang disetiap harinya Oke . . . Akhir kata saya Rifqi Fauzan saya tunggu kamu di artikel selanjutnya OK thanks....

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Random