PENDIDIKAN INKLUSIF HAK SEMUA ANAK

pendidikan inklusif

Mengimplementasikan Pendidikan inklusif pada siswa difabel maupun reguler diyakini memiliki manfaat yang luar biasa. Pasalnya, Pendidikan jenis ini mulai populer dan mulai diterapkan di sekolah-sekolah umum, di mana Pendidikan ini menggabungkan antara proses belajar kepada anak-anak normal dan berkebutuhan khusus. Hal ini merupakan inovasi baru dalam dunia Pendidikan yang mana sebagai bentuk kepedulian Pendidikan bangsa.

SEMUA ANAK MEMILIKI HAK, DI SINILAH PENDIDIKAN INKLUSIF BERPERAN

Pengertian Pendidikan Inklusif

Pendidikan inklusif merupakan sistem Pendidikan yang diterapkan pada siswa normal maupun difabel pada satu lingkungan. Sehingga siswa difabel pun akan tumbuh layaknya siswa normal tanpa adanya perbedaan dan sekat.

Pada dasarnya, Pendidikan inklusif diterapkan karena kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh para siswa difabel. Pasalnya, mereka juga memiliki kesempatan yang sama dalam belajar. Artinya, setiap anak memiliki hak sama, yaitu memperoleh kecerdasan tanpa memandang kondisi. 

Kurikulum yang diterapkan pada Pendidikan inklusif adalah materi pembelajaran yang digunakan atau dirancang sesuai kebutuhan anak.

Manfaat Pendidikan Inklusif

Berbagai macam manfaat yang dapat diperoleh dari Pendidikan inklusif, di antaranya tentu dapat memberikan nilai positif pada Pendidikan dan kecerdasan bangsa.

Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Manfaat Pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus, di mana mereka dapat memperoleh ilmu atau belajar di sekolah pada umumnya. Mereka pun tetap dapat belajar dengan lingkungkan yang konsusif. Tidak ada perbedaan antara anak normal dengan anak berkebutuhan khusus. Bisa dikatakan bahwa hal inilah yang menjadi tujuan utama dari Pendidikan inklusif. Di mana Pendidikan ini mampu memberikan hak yang sama kepada anak-anak difabel.

Bagi Siswa Lain

Siswa normal akan belajar bagaimana mampu bersosial tanpa memandang fisik. Di sinilah pembelajaran tentang kepekaan sosial dilatih. Di mana para siswa lain dituntut mampu menerima perbedaan yang ada pada lingkungan sekitar.

Bagi Guru

Penerapan Pendidikan inklusif, bukan hanya siswa saja yang mendapatkan manfaat, guru pun demikian, sebagai pelaku civita akademis. Pendidikan inklusif bisa dibilang sebagai inovasi dalam dunia Pendidikan. Dengan begitu, guru pun juga dituntut mampu meningkatkan kreativitas dalam pengelolaan kelas. Guru akan berusaha bagaimana menggabungkan Pendidikan antara siswa normal dengan siswa difabel.

Bagi Orang Tua

Tentu manfaat dari Pendidikan inklusif sangat dirasakan oleh para orang tua peserta didik difabel. Mereka akan merasa lebih yakin bahwa anaknya berhak mendapatkan Pendidikan yang layak, Pendidikan yang setara dengan anak-anak lain.. 

Bagi Masyarakat

Bagi masyarakat pun, Pendidikan inklusif mampu memngontrol terlaksananya sekolah yang menerapkan sistem Pendidikan inklusif. Tanggung jawab terhadap anak pun akan semakin maksimal, di mana masyarakat juga bisa menjadi sumber Pendidikan mereka. Keterbukaan antara sekolah dengan masyarakat sekitar pun semakin terbuka.

Sistem Pendidikan Inklusif

Meskipun siswa berkebutuhan khusus disamakan dengan siswa normal lainnya, namun sistem Pendidikan inklusif juga perlu diperhatikan. Memang Pendidikan ini dibebaskan tanpa batas antara siswa normal dengan siswa difavbel. Namun, tugas dari seorang guru dan guru pembimbing khusus siswa difabel lah yang ekstra membimbing muridnya.

Hal ini sangat diperlukan agar proses belajar mengajar dapat dijlankan dengan normal. Namun, sederhananya bahwa Pendidikan inklusif ini merupakan Pendidikan yang berhubungan erat dengan hak yang dimiliki anak-anak. Di mana para siswa difabel pun juga memiliki hak Pendidikan yang sama dengan siswa normal lainnya.

Untuk itu, di dalam Pendidikan inklusif diperlukan beberapa sikap seperti terbuka, adil, tidak diskriminasi, peka akan lingkungan, membutuhkan, inovasi, Kerjasama, dan ketrampilan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Random