KIAT MANAJEMEN WAKTU UNTUK MAHASISWA

KIAT MANAJEMEN WAKTU UNTUK MAHASISWA

KIAT MANAJEMEN WAKTU UNTUK MAHASISWA

Waktu adalah sumber daya yang terbatas. Oleh sebab itu menyeimbangkan tanggung jawab di pekerjaan, rumah, dan sekolah kamu tidaklah mudah. Apa pun yang terjadi, kamu selalu memiliki waktu 24 jam yang sama dalam sehari untuk memeriksa item dari daftar tugas, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman, dan bersantai. Dengan merencanakan ke depan dan menggunakan waktu kamu dengan bijak, kamu akan dapat mencapai lebih banyak dan menikmati waktu luang tambahan.

Ikuti kiat atau strategi manajemen waktu ini untuk memastikan bahwa kamu memenuhi tenggat waktu, siap menghadapi ujian, dan memiliki waktu untuk diri sendiri sambil mengejar gelar sarjana.

Identifikasi Pembuang Waktu dan Tetapkan Tujuanmu

Sangat mudah untuk terganggu ketika kamu berniat untuk fokus. Perhatikan apa yang mengalihkan fokus kamu dari studi dan tugas kamu. Apakah kamu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memeriksa media sosial? Apakah kamu cenderung mengirim SMS dan menjawab panggilan telepon pribadi saat belajar? Apakah kamu menemukan bahwa banyak waktu telah berlalu saat kamu menjelajahi web tanpa tujuan? Tidak peduli apa yang membuang-buang waktu kamu, tetapkan tujuan untuk tidak terlibat dalam perilaku itu selama waktu belajar khusus. Alih-alih, gunakan aktivitas itu sebagai hadiah karena tetap fokus dan menyelesaikan tugas yang ingin kamu selesaikan.

Rencanakan ke Depan dengan Membuat Daftar Tugas

Identifikasi apa yang perlu kamu lakukan, lalu prioritaskan tugas berdasarkan waktu jatuh tempo tugas dan berapa banyak waktu yang kamu perlukan untuk menyelesaikannya. Ini memberi kamu rencana yang ditetapkan untuk hari itu juga sehingga lebih teratur. Baik itu hanya daftar prioritas atau jadwal lengkap untuk hari itu atau ketika memiliki rencana akan memastikan bahwa kamu tahu apa yang harus dilakukan berikutnya.

Namun perlu hadir pengecualian ketika ada prioritas yang mendesak, penting juga untuk mempertimbangkan jenis pekerjaan apa yang ingin kamu lakukan. Apakah kamu merasa kreatif? kamu mungkin ingin memprioritaskan mengerjakan tugas menulis. Apakah kamu merasa fokus? kamu bisa menghabiskan hari belajar untuk ujian yang akan datang.

Selesaikan Tugas Kecil untuk Memulai

Sangat mudah untuk kewalahan oleh proyek-proyek besar dan ujian besar, selain itu kecemasan dapat membuat kamu ingin menunda-nunda. Mulailah dengan tugas yang lebih pendek dan sederhana, lalu lanjutkan ke proyek atau tugas yang lebih besar. Apa yang dapat kamu selesaikan dalam waktu singkat dan memiliki ketergantungan paling sedikit? Apa yang membutuhkan lebih banyak waktu atau memiliki alur kerja yang lebih rumit?

Hanya Lakukan Satu Hal Sekaligus

Sebuah penelitian di University of London menunjukkan bahwa mereka yang melakukan banyak tugas melihat penurunan IQ mereka serupa dengan seseorang yang tidak tidur malam sebelumnya. Jika kamu mencoba menyulap beberapa tugas dan tugas, kemungkinan kamu akan menjadi kurang produktif. Untuk melawan dorongan untuk melakukan banyak tugas, tanyakan pada diri kamu:

Apa gangguan kamu yang paling umum? (Email, media sosial, elektronik, dll.) Bisakah kamu mematikan perangkat atau aplikasi? Matikan perangkat apa pun yang kamu bisa. Dan apa pun yang terjadi, jangan beralih ke tugas lain sampai tugas sebelum selesai. Ini mungkin kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan, tetapi itu sepadan dengan hasil yang akan didapatkan.

Tetapkan Rutinitas

Rutinitas yang ditetapkan juga dapat membantu kamu mencapai hal-hal yang perlu kamu lakukan. Apakah rumah kamu paling sepi di pagi hari? kamu mungkin ingin membiasakan diri menggunakan waktu itu secara teratur untuk belajar atau membaca. Semakin sering kamu melakukan ini, semakin sedikit kamu harus memikirkan kapan kamu akan menyelesaikan tugas yang harus kamu selesaikan hari itu.

Beristirahat

Penting untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Sesi belajar yang panjang atau potongan waktu mengerjakan tugas harus dipecah dengan waktu jauh dari gadget atau buku teks. kamu perlu mengistirahatkan pikiran kamu.

Banyak orang telah mempelajari efek meditasi pada pengurangan efek dari kondisi yang disebabkan oleh stres seperti sakit punggung, sindrom iritasi usus, dan insomnia. National Institutes of Health mengumpulkan studi ini dan menerbitkannya dalam "Meditation: In Depth," yang mencakup satu studi yang menyarankan meditasi membuat kemampuan otak untuk memproses informasi lebih efisien. Kamu mungkin dapat mencobanya juga.

Cara Membagi Waktu bagi Mahasiswa antara Kuliah dan Organisasi



Nah, itulah kiat untuk memaksimalkan waktumu dengan manajemen yang baik. Apabila kamu berniat untuk menjadi lebih produktif, segera realisasikan dan buatlah perencanaan yang baik ya!


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Random