3 Kebudayaan Asli dari Indonesia yang ditetapkan UNESCO

3 Kebudayaan Asli dari Indonesia yang ditetapkan UNESCO

Indonesia mempunyai banyak kebudayaan dan kesenian. Bahkan juga jumlahnya kebudayaan di setiap wilayah di Indonesia jadi daya magnet tertentu untuk pelancong luar negeri bersama-sama tiba ke Indonesia.

Tidaklah heran bila beberapa kebudayaan Indonesia diputuskan sebagai satu peninggalan budaya yang ditetapkan United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pengajaran, Pengetahuan Pengetahuan, dan Kebudayaan Federasi Bangsa-Bangsa (PBB).

Meringkas dari account Instagram sah Direktorat SMP Kementerian Pengajaran, Kebudayaan, Penelitian dan Tehnologi (Kemendikbud Ristek), Selasa (28/12/2021), ada tiga kebudayaan asli Indonesia ditetapkan sebagai Intangible Cultural Heritage atau Peninggalan Budaya Tidak Benda.

Ingin tahu apa kebudayaan Indonesia yang sukses masuk ke daftar peninggalan budaya tidak benda UNESCO? Yok baca bersama info berikut:

3 kebudayaan Indonesia yang masuk daftar UNESCO

1. Gamelan

Gamelan sah diputuskan sebagai Peninggalan Budaya Takbenda dalam Sidang UNESCO sesion ke-16 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Prancis pada 15 Desember 2021.

Gamelan menggambarkan tiga faktor penting yakni material, musik dan peranan. Gamelan ialah orkestra perkusi Indonesia.

Pengertian yang lain dari gamelan yaitu gamelan ini sebagai seperangkatan alat musik tradisionil yang mayoritas dibuat dari logam tempa tangan seperti perunggu, kuningan dan besi.

2. Tari Saman

Tari Saman sebagai sisi dari peninggalan budaya warga Gayo propinsi Aceh di Sumatera. Anak lelaki muda lakukan tarian Saman sekalian duduk atau berlutut dalam baru saja yang rapat.

Masing-masing kenakan baju hitam yang dianyam dengan pola Gayo beragam warna yang menyimbolkan alam dan nilai-nilai mulia.

Pergerakan dalam tari Saman menyimbolkan kehidupan setiap hari warga Gayo dan lingkungan alamnya.

3. Pertunjukan Wayang

Pertunjukan Wayang populer karena kesukaran boneka wayang dan style musiknya yang kompleks.

Disamping itu wujud narasi kuno yang umum dihantarkan dalam pertunjukan wayang datang dari pulau Jawa. Sepanjang 10 era, wayang berkembang di istana kerajaan Jawa dan Bali dan di wilayah perdesaan.

Ada dua tipe khusus wayang yakni wayang kayu tiga dimensi (wayang klitik atau golek) dan wayang kulit datar (wayang kulit) yang diprediksikan dari monitor putih di muka monitor dihidupkan.

Begitu 3 kebudayaan Indonesia yang sukses masuk daftar UNESCO. Menjadi kewajiban angkatan muda Indonesia untuk selalu melestarikan kebudayaan asli Indonesia supaya tidak di-claim jadi hak punya negara seseorang.

Dapatkan pemberitahuan informasi pendidikan terbaru setiap hari dari Rifqifauzansholeh.com. Silahkan bergabung di grup Telegram dengan menyentuh nama berikut: "Blog Rifqi Fauzan" jika sudah diarahkan silahkan klik join. Pastikan kamu sudah menginstall aplikasi Telegram di smartphone kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url